Wednesday, November 13, 2019
essay writing help
Blog Page 3

Memberi Sandi Pada Presentasi PowerPoint

0
belajar power point

Oleh : Odit Dwipantopo

Adakalanya slide presentasi PowerPoint yang dibuat memuat informasi atau data yang sensitif, sehingga tidak boleh sembarangan dilihat oleh orang. Atau jika Anda ingin menyebarkan slide ke orang-orang tertentu saja, namun tetap khawatir file dapat tersampaikan ke orang yang tidak tepat. Untuk kasus-kasus seperti ini Anda membutuhkan proteksi pada slide PowerPoint Anda. Salah satu cara adalah dengan memberikan kata sandi alias password. Sehingga Anda tidak perlu khawatir file Anda sampai ke orang yang tidak tepat, karena orang tersebut tidak bisa membuka file tanpa sandi dari Anda.

Langkah untuk memberikan sandi ke file PowerPoint mudah sekali. Pertama klik Tab File >> Protect Presentation >> Encrypt with Password.

memberi-sandi-pada-presentasi-powerpoint_1

Tulisan sandi yang Anda inginkan pada Password. Pastikan Anda mengingat sandi yang digunakan, karena file ini tidak akan bisa terbuka jika Anda melupakan sandinya. Sandi bisa berupa huruf besar, huruf kecil, ataupun angka. Jika sudah yakin klik OK.

memberi-sandi-pada-presentasi-powerpoint_2

Tuliskan kembali sandi yang Anda gunakan pada Reenter password. Pastikan sandi yang Anda masukkan sama dengan yang sebelumnya. Fungsinya adalah verifikasi andaikan, Anda salah menulis sandi pada pertama kali. Klik OK jika sudah yakin.

memberi-sandi-pada-presentasi-powerpoint_3

Jika berhasil maka pada Permission akan menjadi warna merah dan terdapat tulisan,”A password is required to open this presentation.”

memberi-sandi-pada-presentasi-powerpoint_4

Tutup file PowerPoint Anda, dan lakukan Save jika diminta. Ketika Anda akan membuka file PowerPoint yang diproteksi, akan terbuka sebuah dialog box. Anda tinggal memasukkan sandi yang sudah Anda tentukan sebelumnya dan file pun terbuka secara normal.

memberi-sandi-pada-presentasi-powerpoint_5

Anda pun dapat mengubah sandi dengan cara klik Tab File >> Protect Presentation >> Encrypt with Password. Ketika dialog box muncul Anda tinggal mengganti sandi yang lama dan sandi yang baru, dan ketikkan sekali lagi pada Reenter password. Jangan lupa melakukan save sehingga sandi terganti menjadi yang baru.

Jika Anda ingin menghilangkan sandi Anda dapat melakukan klik Tab File >> Protect Presentation >> Encrypt with Password pada file yang sudah terproteksi. Pada dialog box, kosongkan kolom Password dan klik OK. Sehingga Permission tidak akan berwarna merah lagi. Terakhir klik Save, dan file Anda pun sudah terbebas dari sandi.

memberi-sandi-pada-presentasi-powerpoint_6

Menggunakan Teknik Blur Untuk Menulis Teks

0
cara membuat power point

Oleh : Odit Dwipantopo

Jika Anda ingin melakukan sesuatu yang lain dari yang lain, teknik ini sangat direkomendasikan untuk Anda. Mungkin biasanya Anda hanya menggunakan teknik Transparency atau gradasi. Anda pun dapat menggunakan Blur untuk menuliskan teks dengan jelas.

Caranya mudah sekali, masukkan sebuah foto yang ingin Anda gunakan.

menggunakan-teknik-blur-untuk-menulis-teks_1

Buat salinan dari foto.

menggunakan-teknik-blur-untuk-menulis-teks_2

Simpan salinan foto tepat di atas foto asli. Lalu lakukan Crop. Potong sampai area yang Anda inginkan untuk menulis teks.

menggunakan-teknik-blur-untuk-menulis-teks_3

Klik pada foto salinan, dan klik Tab Format. Klik Artistic effect dan pilih Blur.

menggunakan-teknik-blur-untuk-menulis-teks_4

Jika menurut Anda masih kurang Blur, Anda dapat mengubah tingkat ketajaman gambar. Klik Tab Format lalu klik Correction. Silakan kurangi tingkat ketajaman gambar.

menggunakan-teknik-blur-untuk-menulis-teks_5

Jika sudah Anda dapat langsung menuliskan teks yang dikehendaki.

menggunakan-teknik-blur-untuk-menulis-teks_6

Pemanfaatan Gradasi Untuk Menulis Teks

0
cara membuat power point

Oleh : Odit Dwipantopo

Menuliskan teks pada foto yang tidak memiliki Blank Space yang cukup memang merepotkan. Karena teks yang Anda tulis tidak akan terlihat dengan jelas. Langkah mudah untuk membuat tulisan Anda jelas adalah dengan membuat sebuah objek bentuk sebagai alas teks. Kendalanya, objek bentuk dan foto yang Anda gunakan tidak terlihat menyatu, sehingga beresiko menciptakan slide yang kaku.

Ketika Anda membuat sebuah objek bentuk, seperti persegi, Anda akan diberikan warna solid. Padahal Anda dapat mengisi objek bentuk dengan sesuatu yang lain selain warna solid, seperti gradasi, tekstur, gambar, maupun pola. Anda dapat memanfaatkan gradasi agar objek bentuk yang Anda buat terlihat menyatu dengan foto yang digunakan. Sehingga Anda dapat memberikan teks dengan jelas tanpa takut slide menjadi kaku.

Untuk membuatnya mudah sekali, buatlah sebuah persegi dan hilangkan garis tepinya.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_1

Pada Tab Format, pilih Shape Fill >> Gradient >> More Gradients.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_2

Akan terbuka sebuah dialog box (muncul panel di kanan jika Anda menggunakan PowerPoint 2013 atau versi lebih baru), pada Direction pilih ke arah foto yang Anda gunakan. Pada contoh dipilih Linear Left karena foto berada di sebelah kiri persegi.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_3

Berikan warna yang sama pada Gradient Stop pertama dan kedua.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_4

Buat Transparency pada Gradient Stop ketiga menjadi 100%.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_5

Geser posisi Gradient Stop kedua menjadi 65%. Klik Close untuk menutup dialog box.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_6

Perbesar persegi bila perlu, dan Anda pun dapat menuliskan teks tanpa takut khawatir lagi.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_7

Anda masih dapat memberikan sebuah trik lagi agar gradasi dan foto yang Anda gunakan terlihat lebih menyatu lagi. Trik yang kali ini digunakan adalah Recolor. Untuk mengaksesnya, klik pada foto dan klik pada Tab Format. Klik pada Color dan pilih warna yang Anda inginkan.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_8

Agar benar-benar menyatu, pilihlah warna yang Anda gunakan pada objek bentuk. Untuk menampilkan banyak pilihan warna, Anda bisa memilih melalui More Variations.

pemanfaatan-gradasi-untuk-menulis-teks_8

Jika Anda ingin mengetahui beberapa trik lainnya untuk memperjelas teks pada foto Anda dapat membacanya pada artikel berikut.

Membuat Foto Mozaik Menggunakan PowerPoint

0
ppt keren

Oleh : Odit Dwipantopo

Pada artikel sebelumnya, Anda telah belajar membuat mozaik sederhana. Namun, bagaimana jika Anda ingin membuat mozaik yang terdiri dari foto-foto kecil? Mozaik seperti ini pun tetap bisa Anda buat dengan menggunakan PowerPoint saja.

Pertama, siapkan beberapa foto yang Anda inginkan sebagai penyusun foto utama. Anda boleh memilih berapapun jumlahnya. Namun perlu diingat, semakin banyak foto yang Anda masukkan, semakin besar juga performa komputer Anda. Masukkan semua foto ke dalam satu slide. Semua foto tidak harus berukuran sama.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_1

Sorot semua gambar lalu klik Tab Format. Klik pada Picture Layout dan pilih Picture LineUp, sehingga semua foto akan diatur dalam sebuah Smart Art.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_2

Tekan kombinasi tombol CTRL + SHIFT + G sebanyak dua kali, sehingga foto akan terpisah dengan objek-objek lainnya. Hapus objek lainnya sehingga hanya tersisa foto-foto yang Anda masukkan saja. Dengan ini semua gambar sudah pada ukuran yang sama.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_3

Sorot semua foto dan hilangkan garis tepinya dengan cara klik Tab Format >> Picture Border >> No Border. Buat semua foto menjadi sebuah grup dengan menekan CRTL+G.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_4

Taruh kumpulan gambar ini di paling atas slide. Jika tidak pas, silahkan ubah ukurannya. Jika Anda merasa tidak nyaman ketika memindahkan grup foto, lakukan Cut (CTRL+X) kemudian klik kanan dan pilih Paste As Picture.

Buat salinan dari grup foto dan simpan tepat di sebelah kirinya. Jangan lupa buat menjadi sebuah grup lagi atau lakukan teknik Paste As Picture.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_5

Buat salinan dari grup foto dan simpan tepat di bawahnya. Lakukan sampai 3 atau 4 buah salinan.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_6

Geser salinan-salinan di bawahnya, agar mozaik menjadi acak. Jika sudah lakukan Cut (CTRL+X) dan Paste As Picture, dan simpan hasilnya pada paling atas slide.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_7

Crop grup foto ini sehingga pas dengan sisi kanan dan kiri slide, agar Anda tidak kebingunan ketika membuat mozaik.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_8

Jika sudah buat lagi salinannya, sampai memenuhi slide. Jika ada kelebihan di bawah, tidak apa-apa. Lakukan Crop jika perlu. Seperti biasa, lakukan Cut (CTRL+X) dan Paste as Picture agar semua foto menjadi satu buah gambar saja.

Buat sebuah persegi seukuran slide. Buat pada gambar utama.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_9

Klik pada gambar dan lakukan Copy (CTRL+C). lalu klik kanan pada persegi dan pilih Format Shape.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_10

Pilih Picture or texture fill, lalu klik Clipboard, agar foto yang Anda gunakan masuk ke dalam persegi.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_11

Pindahkan tepat di atas grup foto. Berikan transparansi, coba sekitar 30 – 60%. Dan foto mozaik Anda pun jadi.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_12

Jika Anda menginginkan efek mozaik yang lebih nyata lagi, Anda dapat menyorot kedua foto dan melakukan Copy (CTRL+C) lalu Paste as A Picture.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_13

Klik kanan pada foto lalu pilih Format Picture.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_14

Akan terbuka sebuah dialog box (muncul panel di sebelah kanan jika Anda menggunakan PowerPoint 2013 atau versi lebih baru), pilih Picture Correction. Anda dapat mengubah Sharpness dan Contrast untuk menimbulkan efek mozaik yang lebih baik.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_15

Jika Anda bandingkan, terdapat perbedaan drastis sebelum dan sesudah diubah Sharpness dan Contrast dari foto. Namun jika Anda melakukan ini, Anda akan kehilangan sedikit resolusi dari kumpulan foto, jadi gunakan trik ini jika Anda tidak mencetaknya di media yang besar.

membuat-foto-mozaik-menggunakan-powerpoint_16

Tips Kombinasi Teks dan Gambar

0
ppt keren

Oleh : Odit Dwipantopo

Menggunakan gambar atau foto dalam presentasi dapat membuat presentasi Anda lebih berkesan.  Seperti pada pepatah dalam bahasa Inggris, “A picture is worth a thousand word”, sebuah gambar dapat mewakili ribuan kata. Namun tetap saja terkadang Anda ingin memberikan sebuah kata kunci, agar pesan yang ingin Anda sampaikan lebih kuat. Namun jangan sampai Anda hanya memasukkan gambar lalu menuliskan teks di sampingnya. Karena cara ini merupakan cara lama yang harus Anda segera tinggalkan.

tips-kombinasi-teks-dan-gambar_1

Gambar haruslah memenuhi slide Anda, untuk memberikan kesan yang wah. Namun sering terjadi kendala, yaitu teks yang Anda ingin tuliskan menjadi sulit terlihat, padahal Anda sudah menggunakan jenis huruf yang tegas dan tebal. Tenang saja, banyak cara untuk mengatasi hal ini. Dan kami sudah mengumpulkan cara-cara yang ampuh agar kombinasi teks dan gambar Anda tetap kompak.

1.     Menggunakan Gambar yang Memiliki Blank Space

Dengan cara pertama ini, Anda tidak perlu melakukan apapun terhadap gambar yang Anda masukkan ke dalam slide. Karena gambar sudah memiliki Blank Space yang cukup. Blank Space merupakan sebuah area pada gambar untuk Anda dapat menuliskan teks dengan mudah dan jelas terbaca. Untuk mengetahui tentang gambar dengan Blank Space Anda dapat melihat artikel berikut.

tips-kombinasi-teks-dan-gambar_2

2.     Gunakan Objek Bentuk yang Dan Transparency

Jika gambar atau foto yang Anda gunakan sedikit memiliki Blank Space, Anda dapat membuat sebuah objek bentuk seperti persegi dan memberikan Transparency. Gunakan objek bentuk ini sebagai alas teks Anda, sehingga teks Anda pun terlihat lebih jelas. Gunakan Transparency sekitar 30-40% untuk hasil terbaik jika Anda menggunakan warna gelap. Selengkapnya, Anda mengikuti langkah-langkah pada artikel berikut.

tips-kombinasi-teks-dan-gambar_3

3.     Menggunakan Objek Bentuk Bergradasi

Selain menggunakan Transparency, Anda pun dapat memanfaatkan gradasi untuk membuat alas teks. Untuk membuatnya mudah sekali. Anda tinggal mengakses gradasi, lalu atur transparansi pada ujung menjadi 100 %. Sehingga Anda akan mendapatkan efek sebuah objek yang menyatu dengan gambar. Anda dapat mengubah warna gambar menjadi serupa dengan objek bergradasi fitur Recolor, agar gradasi lebih menyatu dengan gambar.

tips-kombinasi-teks-dan-gambar_4

4.     Menggunakan Blur

Jarang digunakan namun sukses membuat audiens Anda terpukau. Teknik ini membuat sebagian foto atau gambar yang Anda gunakan menjadi kabur alias blur, sehingga Anda dengan mudah menuliskan teks dengan jelas.

tips-kombinasi-teks-dan-gambar_5

5.     Mengatur Kecerahan Gambar

Teknik ini sangat ampuh jika Anda menggunakannya untuk menampilkan kutipan perkataan seseorang. Dengan menggunakan Correction, Anda dapat mengatur kecerahan gambar sehingga tulisan Anda pun jadi mudah terlihat. Tentu saja perhatikan juga warna teks, jika Anda menggunakan warna teks yang terang, maka kurangi kecerahan gambar, biasanya 40% sudah cukup. Begitu pula sebaliknya. Anda pun dapat membuat poster sederhana menggunakan teknik ini.

tips-kombinasi-teks-dan-gambar_6

Membuat Poster Sederhana Menggunakan PowerPoint

0
ppt keren

Oleh : Odit Dwipantopo

Jika Anda memiliki sebuah Facebook Page atau Instagram, kadangkala Anda ingin membagikan sesuatu yang menginsipirasi, tentunya agar pengunjung Facebook dan Instagram Anda lebih banyak. Misal Anda ingin membagikan sebuah cerita atau kutipan dari seseorang yang terkenal. Namun tulisan Anda tidak akan cukup menarik tanpa gambar yang memadai. Padahal Anda dapar membuat poster sederhana dengan mudah dan cepat hanya menggunakan PowerPoint saja.

Yang Anda butuhkan hanyalah tulisan dan gambar yang Anda ingin masukkan ke dalam poster. Untuk kutipan Anda dapat mencarinya pada brainyquote.com, dan gambar Anda bisa mendapatkannya dengan mudah di situs seperti Pixabay.

Langkah pertama, Anda harus mengubah ukuran slide Anda sesuai media sosial yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan Facebook, Anda dapat menggunakan ukuran apapun. Namun untuk Anda yang menggunakan Instagram, Anda ubah ukuran slide menjadi persegi, untuk tampilan terbaik di Instagram. Cara untuk mengubah ukuran slide, klik pada Tab Design, dan klik Page Setup. Untuk Anda yang menggunakan PowerPoint 2013, Page Setup ada pada posisi yang berbeda, yaitu di sebelah kanan.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_1

Akan terbuka sebuah dialog box. Pilih Custom pada Slide Sized For, lalu berikan angka yang sama pada Width dan Height. Jika sudah puas klik saja OK.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_2

Masukkan gambar yang Anda inginkan, dan juga kutipan yang sudah Anda siapkan.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_3

Jika Anda kesulitan melihat area bekerja, Anda dapat melakukan Crop terhadap gambar agar seukuran dengan slide.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_4

Ketika Anda lihat, tulisan yang Anda miliki tidak terlihat dengan jelas. Jika Anda menggunakan gambar yang cukup gelap, Anda dapat memperbesar teks yang Anda punya dan menggunakan warna terang seperti putih. Anda pun dapat mengganti jenis huruf menjadi huruf yang menarik namun tetap jelas terbaca.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_5

Jika tulisan Anda masih sulit terbaca, membuat gambar menjadi lebih gelap, dan Anda dapat melakukannya langsung pada PowerPoint. Caranya klik pada gambar lalu klik Tab Format. Klik pada Correction dan pilih Brightness -40%. Jika masih sulit terlihat, klik pada Picture Correction Options, dan Anda pun dapat mengatur Brightness sesuai kebutuhan.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_6

Jika Anda pikir masih terlalu sepi, Anda dapat menambahkan sedikit ornamen. Contohnya Anda dapat menambahkan garis sebagai pemanis. Anda boleh mengatur warna dan tebal garis sesuai selera. Terakhir Anda pun dapat menambahkan logo atau nama Facebook/Instagram Anda sebagai watermark.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_7

Langkah terakhir adalah mengubah slide menjadi gambar, caranya tekan kombinasi tombol CTRL + SHIFT + S sehingga akan terbuka sebuah dialog box. Berikan nama dan simpan di tempat yang Anda kehendaki. Pada Save as type pilih PNG atau JPG. Jika sudah klik saja OK. Pilih Current Slide Only (atau Just This Slide jika Anda menggunakan PowerPoint 2013 atau versi lebih baru).

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_8

Dengan ini Anda sudah mendapatkan poster yang siap untuk diunggah ke media sosial Anda.

Sebagai pilihan lain, Anda bisa mengubah warna dari foto jika Anda tidak ingin mengubah Brightness. Caranya klik pada gambar, lalu klik Tab Format >> Color >> pilih filter warna yang Anda inginkan.

membuat-poster-sederhana-menggunakan-powerpoint_9

Trik Highlight Pada Foto Menggunakan PowerPoint

0
gambar power point

Oleh : Odit Dwipantopo

Menggunakan trik yang tidak biasa dapat mengejutkan audiens Anda. Dan kejutan seperti inilah yang dapat membuat audiens kembali fokus kepada slide Anda. Salah satu trik yang masih jarang digunakan adalah trik highlight foto, tentunya Anda dapat melakukannya dengan menggunakan PowerPoint saja. Trik ini juga dapat memperjelas sebuah objek pada sebuah foto. Contohnya adalah foto ini, ada seorang anak yang sedang duduk, namun kurang begitu mencolok sehingga perlu diperjelas.

trik-highlight-pada-foto-menggunakan-powerpoint_1

Langkah pertama, buat salinan dari slide ini. Klik pada gambar dan klik Tab Format >> Crop >> Crop to Shape >> Oval.

trik-highlight-pada-foto-menggunakan-powerpoint_2

Klik Crop sekali lagi, lalu potong sesuai objek yang ingin Anda fokuskan. Jangan geser gambarnya. Jika sudah klik di luar gambar untuk menyelesaikan Crop.

trik-highlight-pada-foto-menggunakan-powerpoint_3

Ubah warnanya dengan cara klik Tab Format >> Color >> pilih warna yang Anda inginkan.

trik-highlight-pada-foto-menggunakan-powerpoint_4

Untuk memberikan kesan halus, Anda dapat mengaburkan tepi dari foto. Klik Tab Format >> Picture Effect >> Soft Edge >> pilih tingkatan.

Lakukan Cut (CTRL+X) pada foto.

trik-highlight-pada-foto-menggunakan-powerpoint_5

Terakhir lakukan Paste (CTRL+V) pada slide pertama, dan trik highlight pun berhasil Anda lakukan. Untuk mempermudah dalam pengaturan lebih lanjut, Anda dapat membuat kedua foto ini menjadi satu grup dengan cara menekan kombinasi tombol CTRL+G.

trik-highlight-pada-foto-menggunakan-powerpoint_6

Mengakses Presenter View PowerPoint 2010 dengan Satu Monitor

1
presentasi

Oleh : Odit Dwipantopo

Untuk Anda pengguna Microsoft PowerPoint 2013, Presenter View dapat langsung Anda akses. Sehingga Anda dapat berlatih menggunakan fitur-fitur maupun beradaptasi dengan tampilan dari Presenter View. Namun berbeda ketika Anda menggunakan PowerPoint 2010, ketika Anda akan memberikan tanda centang pada Use Presenter View, akan terbuka dialog box yang bertuliskan “This feature is for use with more than one monitor, but only one monitor was detected. To see if your computer can display on multiple monitors, click the Check button”. Artinya Anda diminta untuk menggunakan lebih dari satu layar monitor, atau menggunakan projector.

mengakses-presenter-view-powerpoint-2010-dengan-satu-monitor_1

Dengan begini Anda pasti tidak bisa berlatih menggunakan Presenter View. Tidak mungkin kan Anda harus mencari layar monitor lain atau projector hanya untuk berlatih menggunakan Presenter View? Ada sebuah trik agar Anda dapat mengakses Presenter View tanpa menggunakan layar monitor tambahan atau projector sekalipun.

Yang perlu Anda adalah minimize semua program yang sedang Anda gunakan sehingga hanya terlihat Desktop saja. Lalu tekan TOMBOL WINDOWS + P, dan pilih Extend.

mengakses-presenter-view-powerpoint-2010-dengan-satu-monitor_2

Kembali lagi ke PowerPoint. Klik Tab Slide Show dan beri tanda centang pada Use Presenter View.

mengakses-presenter-view-powerpoint-2010-dengan-satu-monitor_3

Pada Show On, pilihlah Monitor 2.

mengakses-presenter-view-powerpoint-2010-dengan-satu-monitor_4

Jika Anda sekarang memasuki mode slide show dengan menekan F5 (atau SHIFT + F5 jika Anda ingin mulai dari slide yang sedang diakses). Anda akan langsung mengakses Presenter View. Dengan ini Anda bisa berlatih dan membiasakan diri dengan Presenter View, tanpa membutuhkan monitor tambahan, ataupun projector.

mengakses-presenter-view-powerpoint-2010-dengan-satu-monitor_5

Dengan menggunakan Presenter View, Anda dapat melihat catatan yang Anda tuliskan, sehingga Anda punya acuan untuk berbicara. Walaupun Anda menuliskan catatan, bukan berarti Anda hanya membaca catatan Anda. Selain itu, Anda pun dapat melihat slide berikutnya dan beberapa slide lainnya. Sehingga Anda dapat merangkai sebuah cerita yang kompak. Dan juga tidak ada materi yang tersampaikan duluan sebelum slide yang bersangkutan muncul. Anda pun diberi tahu waktu yang sudah Anda habiskan untuk presentasi. Sangat membantu untuk Anda yang presentasi dengan batasan waktu sempit.

Memang ada beberapa perbedaan antara Presenter View dari PowerPoint 2010 dan PowerPoint 2013. Tentu saja fitur yang dimiliki Presenter View PowerPoint 2013 lebih lengkap. Untuk melihat perbedaannya, Anda dapat melihat pada PowerPoint 2010 VS PowerPoint 2013 Bagian 5.

PowerPoint 2010 VS PowerPoint 2013 Bagian 5

1
presentasi

Oleh : Odit Dwipantopo

Setiap kali membuat versi baru, Microsoft terus meluncurkan inovasi-inovasi yang membantu Anda dalam membuat presentasi menggunakan PowerPoint. Namun Microsoft tidak berhenti sampai di situ. Microsoft pun terus memberikan fitur yang membantu Anda ketika presentasi, khususnya ketika Anda menggunakan Presenter View.

Untuk Anda yang menggunakan PowerPoint 2010, Anda dapat melihat Note tempat Anda menuliskan catatan. Anda pun dapat melihat waktu yang sudah Anda habiskan untuk presentasi. Untuk mempersiapkan cerita, Anda juga dapat melihat slide yang akan muncul selanjutnya. Anda pun dapat langsung mengakses Pen untuk memberi tanda langsung pada slide. Tidak banyak perubahan pada Presenter View sejak kemunculannya pada PowerPoint 2003.

powerpoint-2010-vs-powerpoint-2013-bagian-5_1

Terjadi perubahan yang cukup signifikan pada Presenter View PowerPoint 2013. Pertama Anda dapat langsung mengakses Presenter View ketika Anda memasuki mode Slide Show.

powerpoint-2010-vs-powerpoint-2013-bagian-5_2

Dari segi tampilan, Presenter View pada PowerPoint 2013 pun mengalami perubahan. Tampilan slide selanjutnya dibuat lebih besar agar Anda dapat melihatnya dengan nyaman. Anda pun tidak terdistraksi oleh slide lainnya, karena kali ini hanya diperlihatkan slide yang sekarang sedang tampil dan slide selajutnya. Fitur pada Presenter View sebelumnya tidak ada yang dihilangkan. Jadi Anda dapat melihat Note dan juga langsung mengakses Pen jika perlu.

powerpoint-2010-vs-powerpoint-2013-bagian-5_3

Terdapat beberapa ikon yang membantu Anda mengakses fitur PowerPoint selama presentasi, jadi Anda tidak perlu lagi menghafal shortcut ataupun melakukan klik kanan pada slide. Karena terkadang melakukan klik kanan pada slide akan membuat konsentrasi audiens terganggu, dan tentunya sangat berbahaya bagi presentasi Anda. Ikon yang Anda pilih dapat memberikan Anda akses ke laser pointer/pen/highlighter, daftar slide, zoom, dan black screen. Untuk ikon titik 3 tidak perlu Anda gunakan, Karena pilihan yang terkandung di dalamnya sudah tercakup dengan tombol-tombol lainnya yang tersebar di Presenter View.

powerpoint-2010-vs-powerpoint-2013-bagian-5_4

Hal lainnya yang baru adalah Anda dapat melakukan zoom langsung saat presentasi. Misalnya saja Anda sedang melakukan presentasi produk Anda dengan dapat mudah memperlihatkan detail dengan cara klik pada ikon kaca pembesar lalu klilk pada bagian slide. Untuk mengembalikannya lagi, Anda tinggal klik sekali lagi pada ikon kaca pembesar. Dengan fitur ini Anda dapat memperbesar sebuah bagian dari slide manapun yang Anda suka.

powerpoint-2010-vs-powerpoint-2013-bagian-5_5

Mengenal Video Lebih Jauh Pada PowerPoint

0
presentasi

Oleh : Odit Dwipantopo

Tahukan Anda, jika Anda dapat memasukkan video ke dalam slide PowerPoint? Ya, media berbentuk video dapat Anda masukkan untuk berbagai kepentingan dalam PowerPoint. Video dapat Anda gunakan untuk membantu presentasi, dapat juga berguna sebagai ice breaking, atau sebagai pemanis background. Namun fitur-fitur yang berkenaan dengan video masih jarang digunakan. Berikut adalah fakta menarik tentang video pada PowerPoint.

1.     Memasukkan Video

Anda dapat memasukkan video melaui Tab Insert, klik pada Video lalu klik Video from file. Pilih video yang Anda inginkan lalu klik Insert. Untuk Anda yang menggunakan PowerPoint 2013 atau lebih baru, Anda dapat langsung klik dan drag file video ke slide untuk memasukkan video. Format video yang didukung PowerPoint 2010 dan PowerPoint 2013 pun berbeda. Tentu saja Format video yang didukung PowerPoint 2013 lebih lengkap. Untuk melihat daftar lengkapnya, Anda dapat melihatnya pada PowerPoint 2010 VS PowerPoint 2013 Bagian 3.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_1

2.     Setting Poster Frame

Jika Anda memasukkan sebuah video pada PowerPoint, maka tampilannya akan pas pada detik ke nol video. Tentu saja tidak semua tampilan ini bagus.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_2

Tapi Anda dapat mengubah tampilan ini dengan mengubah Poster Image. Untuk mengubahnya klik pada video dan klik Tab Format. Lalu klik pada Poster Frame dan pilih Image from File.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_3

Pilih gambar yang Anda inginkan, dan klik Insert. Pilih gambar dengan rasio yang sama dengan besar video Anda. Jika Anda menggunakan besar gambar yang berbeda rasionya dengan video, maka gambar Anda akan disesuaikan dengan besarnya video, sehingga kemungkinan gambar yang Anda gunakan akan sedikit menceng atau memadat.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_4

Jika sudah maka video Anda sudah memiliki tampilan baru. Tidak aka nada yang berubah dengan videonya jika Anda putar.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_5

3.     Memberikan Efek dan Bingkai

Jika Anda memasukkan foto, Anda dapat memberikan efek-efek unik, bahkan Anda dapat mewarnai ulang. Semua yang bisa Anda lakukan terhadap foto, juga dapat Anda terapkan kepada video, kecuali Artistic Effect. Anda pun dapat memberikan bingkai sebagai pemanis video. Anda dapat mengakses efek dan bingkai ini pada Tab Format.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_6

4.     Efek 3D

Tidak hanya efek biasa, semenjak PowerPoint 2010, Anda pun dapat memutar video dalam bingkai 3D. Anda dapat menempelkannya pada sebuah gambar lain seperti gambar monitor untuk memperindahnya.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_7

5.     Memotong Video

Misalnya saja Anda merekam sebuah video dan ingin ditampilkan di slide. Bisa saja ada bagian yang tidak ingin Anda tampilkan dan ingin Anda potong. Untuk memotong video Anda dapat melakukannya langsung pada PowerPoint. Caranya, klik pada video dan klik Tab Playback. Klik tombol Trim Video, dan pilih detik awal dan detik akhir. Semua video di luar detik awal dan detik akhir inilah yang akan dipotong.

mengenal-lebih-jauh-video-pada-powerpoint_8